Kategori
Uncategorized

Pemuda Pancasila Kabupaten OKU Mendatangi Bank BNI Baturaja

Spread the love

 

Ogan Komering Ulu, jurnalfaktanews.com

Sekretariat MPC ( Majelis Pimpinan Cabang) Pemuda Pancasila Kabupaten OKU kedatangan Empat orang. Tiga orang Mengaku dari Bank BNI Baturaja dan seorang oknum anggota polisi dengan seragam lengkap menghadap Ketua MPC Pemuda Pancasila Yusirwan,S.I.P.

Tujuan mereka dari pihak Bank BNI Baturaja menanyakan kebenaran salah input pihak Bank kepada Febriansyah dan Kadarudin selaku anggota pemuda Pancasila, Ismed perwakilan dari pihak Bank BNI menjelaskan kronologis permasalahannya bahwa di Teller Bank telah terjadi kesalahan input setor tunai Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah ) tetapi yang diinput petugas teller Bank BNI Rp.50.000.000,-.( Lima puluh juta rupiah).

“Untuk itu kami mohon Bantuan Pak Ketua untuk membantu kami mengembalikan uang yang salah input tersebut”, kata Pihak Bank. Setelah di telusuri dua nama yang dimaksud ternyata Febriansyah yang namanya tercantum dalam blangko setor tunai ternyata bukanlah anggota Pemuda Pancasila oku, tetapi kalau atas nama Kadarudin itu benar bahwa beliau adalah anggota Pemuda Pancasila PAC kecamatan Lengkiti.

Dengan sigap ketua Pemuda Pancasila tersebut mengontak anggotanya yang dimaksud untuk mengembalikan uang yang bukan haknya serta mencari alamat Kadarudin yang tepatnya tinggal di desa Pagar Dewa kecamatan Lengkiti.

Setelah itu Petugas Bank BNI Baturaja langsung menuju ke kediaman Kadarudin dan bertemu dirumahnya sekitar jam18.30 WIB.

Menurut pengakuan kadarudin bahwa uang tersebut bukan masuk ke rekeningnya akan tetapi masuk ke rekening Febriansyah, tetapi Kadarudin berjanji akan usahakan mengembalikannya malam ini juga. Akhirnya permasalahan tersebut diselesaikan dirumah kepala desa Pagar Dewa.

Kemudian tanpa ada pihak yang dirugikan, uang itu dikembalikan dan petugas Bank BNI kembali pulang ke Baturaja sekitar jam 21.30 WIB menurut informasi kadarudin saat dikonfirmasi awak media.

Tepatnya Hari Selasa 02/08/2022 Fahlevy Rizal Kepala Bidang Organisasi dan Keanggotaan (Kabid OK) Pemuda Pancasila pada jam kerja melalui pesan WhatsApp menanyakan kepada petugas Bank BNI Baturaja bernama Ismed. Di dalam pesan tersebut menanyakan apakah permasalahan kemarin telah selesai ?, tetapi setelah itu jawaban tak kunjung datang dari pihak Bank BNI dan ditelponpun tidak diangkat.

Dengan tidak diresponnya pesan -pesan tersebut, maka Ketua MPC Pemuda Pancasila merasa tidak dihargai, yang mana sudah membantu sepenuh hati dengan sigapnya memerintahkan anggotanya untuk membantu Bank BNI Baturaja di Taman Kota dalam hal menanyakan permasalahan kemarin.

Sesampainya di kantor Bank BNI sekitar jam 15.00 WIB anggota pemuda Pancasila tidak dapat bertemu dengan Ismed, namun pihak Pemuda Pancasila tidak putus asa. Fahlevy Rizal selaku dari pihak Pemuda Pancasila menanyakan, “siapa yang dapat beraudiensi dengan kami di ruangan ini selain Ismed ?, Lalu Ada petugas CS ( Customer Servis) dan salah satu petugas Bank BNI atas nama Budi yang menampung keluhan yang disampaikan oleh Fahlevy Rizal.

Dengan permasalahan ini Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten OKU Yusirwan,S.IP menyampaikan dan angkat Bicara kekecewaannya.

“Kemarin petugas Bank BNI Baturaja mendatangi sekretariat kami minta bantuan pengembalian uang salah input setor tunai. Setelah permasalahan selesai kita tanyakan apakah sudah selesai, akan tetapi tak ada respon yang baik dari Pihak Bank. Apakah Bank BNI seperti itu bila memperlakukan setiap tamunya ?

“Kami ini bukan perorangan tetapi kami ini adalah ormas yang mendukung program pemerintah dan mereka adalah pelayan masyarakat”, kata Fahlevi.

“Kami ini sudah susah payah membesarkan ormas ini, maka apabila tidak ada respon positif akan kami somasi Bank BNI, karena itu bukan kesalahan kami tetapi kelalaian dari petugas Bank BNI ” tutup Yusirwan, S.IP.

Red : Yudi pp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *