Kategori
Uncategorized

Tim Verifikasi Sumsel Lakukan Penilaian Adiwiyata Di SDN 3 Lawang Kidul

Spread the love

 

Muaraenim-sumsel, jurnalfaktanews.com

Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 52 Tahun 2019 Tentang, Gerakan Budaya Lingkungan Sekolah (GBLS) dan permen LHK No. 53 tahun 2019 Tentang Penghargaan Adiwiyata, sebagai implementasi permen LHK, tim verifikasi adiwiyata provinsi sumatera selatan meninjau SDN 3 Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumsel. Minggu (06/03).

Hal tersebut disampaikan Della Agusnaini, SH Kasi Lingkungan dan pertanahan Provinsi Sumatera Selatan mengatakan” penilaian sekolah adiwiyata tingkat provinsi sumsel berdasarkan Permen LHK No. 52 tahun 2019 tentang Gerakan Budaya Lingkungan Sekolah dan Permen LHK No. 53 tahun 2019 Tentang Gerakan Penghargaan Adiwiyata,” ucapnya.

Lanjutnya” penilaian dan verifikasi sekolah adiwiyata di Kabupaten Muara Enim ada 18 sekolah yang diusulkan dan yang memenuhi kriteria hanya 17 sekolah dengan rincian 16 tingkat SD dan 1 tingkat SMP,” urainya.

Kemudian kata della,” harapan saya, sekolah bukan hanya mengejar penghargaan saja, tapi bagaimana sekolah ini bisa menerapkan untuk menjadikan sebagai karakter anak-anak, masyarakat yang berada dilingkungan sekolah bisa termotivasi untuk menjadi budaya sehingga dapat melestarikan lingkungan sekolah menjadi sejuk, rindang dan bersih untuk kenyamanan, kalau hanya sekolah saja yang baik, rindang dan sejuk, sedangkan dilngkungan sekolah kurang mengikuti, itu belum berhasil,” harapnya.

Pada saat dibincangi Kepala SDN 3 Lawang Kidul, Duliah, S.Pd, MM mengatakan bahwa SDN 3 Lawang Kidul sejak dulu sudah menjadi perhatian masyarakat, untuk tahun 2022 kita akan mengikuti Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, tentunya dengan dukungan dari semua pihak, mulai dari dewan guru, siswa, orang tua dan pihak perusahaan yang diharapkan untuk bersinergi secara berkesinambungan, apalagi SDN 3 Lawang Kidul, yang merupakan binaan CSR PT. Pama Persada Nusantara, katanya.

Masih dari Suliah,” Dalam menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan, pada perinsipnya, yang kita maknai bahwa sekolah merupakan rumah kedua, tentunya sebagai rumah dimana tempat tinggal harus nyaman, sehingga dapat beraktivitas dengan enjoy dan penuh semangat, baik pendidik maupun yang dididik, karena disitu tempat kita berinovasi dan berkreasi dalam meraih predikat yang terbaik, sehingga dapat membawa nama baik sekolah, fan juga ┬áPemerintah,” tuturnya.

Dari inovasi SDN 3 Lawang Kidul diantaranya; minuman jahe, pupuk kompos dan pupuk cair, manisan cabe, serta kripik.

red : Firman

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *