Kategori
Uncategorized

Lembaga Fakta Hukum Indonesia (FHI) Menyelesaikan Sengketa Exlusive Pabrik di Cigondewah Girang

Spread the love

 

Cigondewah-Jawa Barat, jurnalfaktanews.com

Ketika Pemberi Kuasa yakni Agustian Dani Nomor 04/spk/OBH-YLFHI/I.2022 tanggal 02 Februari 2022 memberikan kuasanya kepada Lembaga Bantuan Hukum FHI (Fakta Hukum Indonesia) yang diketuai oleh Budiyono Hartanto, ST, SH, langsung berkoordinasi dan bergerak sesuai jalur hukum yang berlaku, sengketa ini sebenarnya mutlak sudah sah kepemilikannya oleh Pemberi Kuasa selama 4 (empat) tahun yang lalu.

Kasus ini selama tahunan ke belakang itu menjadi terkatung-katung karena tindakan hukum yang belum jelas langkah-langkahnya. Legalitas hukum kepemilikan lahan Pabrik tersebut adalah Sertipikat Hak Milik Pemberi Kuasa yakni :

  1. Sertipikat Nomor 2782/Cigondewah Kaler
  2. Sertipikat Nomor 2783/Cigondewah Kaler
  3. Sertipikat Nomor 586/Cigondewah Girang

Awal koordinasi dan langkah-langkah hukum Lembaga FHI adalah memastikan legalitas kepemilikan Pemberi Kuasa melalui Badan Pertanahan Nasional Kota Bandung, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung yang mana instansi ini telah mengeluarkan Risalah Lelang Eksekusi tertanggal 31 Oktober 2017 Nomor : 1533/30/2017.

Bahkan sejak tahun 2017 berdasarkan Berita Acara Eksekusi Pengosongan Dan Penyerahan Perkara Nomor : 25/PDT/EKS/2017 /HT/PN.BDG. Nomor : 44/Eks-PHI/2016/PB/PN.Bdg telah dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A Khusus. Namun sejak itu belum ada realisasinya yang tepat dan mengembalikan hak Pemberi Kuasa sepenuhnya sehingga terkatung-katung kepemilikannya.

Ditambah masih ada sekitar 40 (empat puluh) orang karyawan lebih yang masih aktif bekerja di pabrik tersebut, sehingga menjadi tambahan pekerjaan penyelesaian kasus yang mesti Lembaga Fakta Hukum Indonesia (FHI) selesaikan. Perkara pekerja di pabrik tersebut FHI akhirnya mengambil langkah bagaimana supaya pekerja tersebut tidak dirugikan serta bisa berhenti secara benar secara hukum, karena sesungguhnya pabrik itu dalam keadaan sengketa, keterbukaan itu akhirnya disampaikan oleh pihak FHI dengan berkoordinasi bersama Pemberi Kuasa, Aparat Kepolisian, Koramil Bandung Kulon, Camat Kecamatan Bandung Kulon, Lurah Kelurahan Cigondewah Kaler dan instansi lainnya serta ormas yang terkait.

Ketika diwawancarai awak media Jurnal Fakta News, Ketua Umum FHI Budiyono Hartanto, ST, SH sekaligus Pendiri Jurnal Fakta News ini mengatakan bahwa ; “intinya dalam perkara ini adalah yang penting legalitas hukumnya sudah jelas atas kepemilikan Pemberi Kuasa mulai dari pengalihan hak hingga Risalah pelelangan dan Berita Acara Pengosongan”, namun hal itu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi harus dengan perjuangan dan ilmu hukum kemudian sosialisasi hukum yang matang serta koordinasi yang baik kepada setiap aparatur pemerintah setempat beserta para ormas setempat pula”.

“Kami memang bertekad untuk berkomitmen dan melayani para pencari bantuan hukum secara tuntas sehingga bisa membantu masyarakat akan kepastian hukumnya”, tambahnya.

Red : Jfn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *